www.riau12.com
Selasa, 08-09-2026 | Jam Digital
07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita | 07:36 WIB - Garuda Muda Bungkam Juara Bertahan Australia 2-0, Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027 | 07:22 WIB - Erupsi Anak Krakatau Meluas, 1.558 Penerbangan Tertunda hingga Sekolah Terapkan PJJ | 07:10 WIB - Remaja 14 Tahun di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan OTK, Ditendang hingga Jatuh dari Motor | 06:47 WIB - Asap Makin Pekat, Sekolah PAUD hingga SMP di Pekanbaru Kembali Daring Dua Hari | 20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir
 
Sering Dilempari Batu Hingga Luka-luka
Hari Ini Pj Gubri Bersama PTP Gelar Rakor, Bahas Penampungan Sementara Pengungsi Rohingya
Kamis, 16-05-2024 - 13:57:54 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengambil langkah cepat dalam menyikapi maraknya tenda pengungsian Rohingya yang berdiri di atas trotoar Jalan Wan Datuk Abdul Jamal atau tepatnya di belakang Purna MTQ Pekanbaru.

Sore ini, Penjabat (Pj) Gubernur Riau SF Hariyanto akan menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait dan juga Pejabat Tinggi Pratama (PTP) lainnya.

Rakor akan digelar di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah, Kompleks Kediaman Gubernur Riau, Kamis (16/5/2024) pukul 15.30 wib.

Untuk diketahui, sejumlah pengungsi Rohingnya di Pekanbaru mengalami luka-luka akibat lemparan batu warga. Aksi ini kerap dilakukan bocah SMA dan geng motor tersebut terjadi siang dan malam.

Tak diketahui apa motif warga melempari para pengungsi. Namun, diduga akibat terpengaruh ujaran kebencian yang menyebar di media sosial.

Sudah 3 bulan lebih berada di camp darurat dengan mendirikan tenda menggunakan terpal, pengungsi Rohingya tersebut belum mendapat kejelasan apapun terkait nasib mereka.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru, Zul fahmi Adrian telah memberikan waktu selama 20 hari untuk para pengungsi untuk membongkar tenda darurat tersebut.

Pasalnya, lokasi yang dihuni oleh 151 orang pengungsi Rohingya itu berdiri di atas trotoar dan berpotensi menggangu ketentraman dan ketertiban masyarakat.

"8 Mei kemarin sudah kita tinjau. Kami beri mereka waktu 20 hari untuk bongkar (tenda, red) dan cari tempat lain," kata Zul fahmi Adrian.

Dikatakannya, Satpol PP juga akan berkoordinasi dengan IOM, UNHCR, dan kepolisian. Diharapkan, pengungsi Rohingnya ini bisa bergeser ke lahan yang tidak mengganggu pengendara.(***)

Sumber: halloriau.com



 
Berita Lainnya :
  • Hari Ini Pj Gubri Bersama PTP Gelar Rakor, Bahas Penampungan Sementara Pengungsi Rohingya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved