www.riau12.com
Selasa, 08-09-2026 | Jam Digital
16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita
 
Pj Gubri: Jangan Coba-coba Main Judi Online, Jahat dan Kejam, Dampaknya Bahaya Sekali
Kamis, 27-06-2024 - 14:47:30 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Penjabat (Pj) Gubernur Riau, SF Hariyanto, memberikan peringatan tegas mengenai bahaya judi online yang semakin meresahkan masyarakat, termasuk para pelajar. Dalam sebuah acara di SMAN 2 Bengkalis, Kamis (27/6/2024), ia menyoroti dampak negatif yang sudah merambah ke semua umur dan kalangan.

Hariyanto menekankan perlunya antisipasi serius terhadap ancaman judi online, mengingat banyaknya kejadian miris yang disebabkan oleh kecanduan ini. "Jangan coba-coba main judi online. Jahat ini, kejam. Dampaknya bahaya sekali," ujar Pj Gubri SF Hariyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Hariyanto meminta para guru PPPK untuk lebih ketat dalam memantau siswanya, terutama terkait penggunaan handphone. Ia menegaskan bahwa setiap handphone siswa harus diperiksa, dan jika ditemukan aplikasi judi online, harus segera dihapus.

"Saya minta kepada guru PPPK yang hari ini menerima SK cek handphone muridnya, kalau ada aplikasi judi online, langsung hapus. Panggil orang tuanya," tegas SF Hariyanto.

Lebih lanjut, mantan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI ini memberikan contoh nyata tentang banyaknya kasus negatif akibat judi online, yang tidak hanya merugikan individu tetapi juga keluarga dan institusi tempat mereka bekerja.

"Ingat ibu, ada seorang suami karena kecanduan judi online keluarganya hancur. Uang yang didapat asik digunakan untuk judi," sebutnya.

Hariyanto juga menyoroti peredaran uang triliunan rupiah dari judi online yang tidak hanya merugikan masyarakat tetapi juga membawa keuntungan besar bagi negara tertentu.

"Saat ini beredar uang triliunan rupiah dari judi online. Tapi uang masyarakat yang digunakan untuk judi itu, dibawa ke negara tertentu," tandasnya.

Peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para pelajar dan orang tua, tentang bahaya besar yang ditimbulkan oleh judi online. Pj Gubri SF Hariyanto mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah ini demi masa depan yang lebih baik. (***)

Sumber: halloriau.com



 
Berita Lainnya :
  • Pj Gubri: Jangan Coba-coba Main Judi Online, Jahat dan Kejam, Dampaknya Bahaya Sekali
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved