www.riau12.com
Kamis, 10-09-2026 | Jam Digital
13:30 WIB - PTPN IV Regional III Salurkan Rp3,65 Miliar TJSL, Sasar Pendidikan hingga UMKM Riau | 13:19 WIB - Tukang Gigi Tewas Dikeroyok di Pelalawan, 4 Orang Diamankan | 11:35 WIB - Dari Kasi, Plt, Kini Definitif: Siti Melia Resmi Jabat Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kampar | 11:14 WIB - Misharti Lantik 17 Pejabat Kampar, Eks Sekretaris DPMPTSP Pekanbaru Dapat Jabatan Strategis | 10:10 WIB - Beasiswa Rp5 Miliar Dibuka, PKB Kampar: Janji Politik Ahmad Yuzar-Misharti Mulai Dibuktikan | 16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin
 
Curah Hujan Riau Tinggi, 563 Heaktaer Lahan Sawah di Pelalawan Terancam Gagal Panen
Sabtu, 23-11-2024 - 10:55:20 WIB

TERKAIT:
   
 

PANGKALANKERINCI -Riau12.com- Intensitas curah hujan yang kian tinggi mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Pelalawan sejak tiga pekan terakhir sangat berpotensi menimbulkan banjir besar. Bahkan, sejak sepekan lalu, dua desa di Kecamatan Pangkalankerinci dan satu kelurahan di Kecamatan Langgam telah direndam air dengan ketinggian 20 sentimeter (cm) hingga 40 sentimeter.

Potensi banjir yang menjadi bencana tahunan Negeri Amanah ini akan memberikan pengaruh buruk terhadap menurunnya ekonomi masyarakat. Salah satunya akan berdampak terhadap ratusan hektare sawah padi warga terancam gagal panen atau puso dan petani mengalami kerugian besar.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Pelalawan Budi Surlani SHut mengatakan, setidaknya ada sekitar 563 hektare lahan sawah padi di Pelalawan yang berpotensi gagal panen jika banjir kembali melanda. “Ya, kita khawatir potensi bencana banjir yang melanda Pelalawan akan mengancam sawah padi masyarakat gagal panen seperti pada awal tahun lalu,” terangnya.

Diungkapkan Budi Surlani, ratusan hektare sawah padi yang terancam gagal panen tersebut tersebar di lima desa dan satu kelurahan di empat kecamatan. Mayoritas, benih padi yang telah ditanam ini, berumur 5 bulan atau menggunakan sistem indeks pertanaman (IP) 200 atau penanaman padi dengan masa 6 bulan panen atau dua kali panen dalam setahun. 

“Jadi, jika banjir besar tidak melanda, maka pada akhir Januari 2025 mendatang, kita akan menggelar panen raya padi di Pelalawan. Kita berharap potensi banjir akhir tahun ini tidak parah seperti awal tahun,” paparnya.

Dijelaskan Budi Sulani bah­wa, lahan sawah padi yang terancam puso atau ga­gal panen tersebut berada di Desa Pangkalan Terap, Kecamatan Teluk Meranti dengan luasan 3 hektare.Kemudian di Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawan seluas 51 hektare. Dan Desa Tanjung Kuyo, Kecamatan Pangkalan Lesung seluas 15 hektare.

“Kemudian Kecamatan Kuala Kampar sebagai lumbung padi di Kabupaten Pelalawan dengan luas total 494 hektare. Lahan tersebut tersebar di tiga desa. Yakni Desa Teluk Beringin seluas 60 hektare, Desa Sungai Upih 160 hektare, dan Desa Sungai Solok seluas 274 hektare,” ujarnya.

Mantan Kabid Planologi Hutan dan Kebun Dishutbun Pelalawan ini menambahkan, dengan adanya potensi banjir tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan berencana akan mengajukan permintaan bantuan bibit padi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang akan diteruskan kepada pemerintah pusat.”Untuk itu, kita berharap cuaca segera membaik dan banjir tidak parah, agar para petani tidak gagal panen pada awal tahun 2025,” tuturnya.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Curah Hujan Riau Tinggi, 563 Heaktaer Lahan Sawah di Pelalawan Terancam Gagal Panen
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved