www.riau12.com
Senin, 07-09-2026 | Jam Digital
07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita | 07:36 WIB - Garuda Muda Bungkam Juara Bertahan Australia 2-0, Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027 | 07:22 WIB - Erupsi Anak Krakatau Meluas, 1.558 Penerbangan Tertunda hingga Sekolah Terapkan PJJ | 07:10 WIB - Remaja 14 Tahun di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan OTK, Ditendang hingga Jatuh dari Motor | 06:47 WIB - Asap Makin Pekat, Sekolah PAUD hingga SMP di Pekanbaru Kembali Daring Dua Hari | 20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir
 
Warga Pelalawan Tewas di Terkam Harimau Saat Buang Air Besar di Areal Tanaman Akasia, Begini Kronologinya
Kamis, 26-06-2025 - 14:08:13 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PELALAWAN - Kejadian tragis terjadi di Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, pada Selasa, 24 Juni 2025, sekitar pukul 19.30 WIB. Seorang pekerja operator alat berat PT. Citra Holindo, Hadito alias Kuang, 23 tahun, menjadi korban serangan harimau saat sedang buang air besar di areal tanaman akasia.

Korban diserang oleh harimau saat sedang sendirian di WC, sementara temannya, Firmansyah, sedang berada di dalam kamp. Firmansyah mendengar teriakan korban dan segera memeriksa keadaan, namun korban sudah tidak ada di tempat. Selanjutnya, Firmansyah menemukan celana dan HP korban di dekat lokasi kejadian.

Polsek Teluk Meranti, bersama dengan BKSDA Riau dan tim perusahaan, melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Rabu, 25 Juni 2025. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa korban diterkam oleh harimau dan dibawa ke dalam hutan. Tim penelusuran menemukan korban sudah tidak bernyawa dengan banyak luka di tubuhnya.

Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kecamatan Teluk Meranti dan selanjutnya dibawa ke rumah keluarganya di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Pihak kepolisian dan BKSDA Riau telah melakukan langkah-langkah mitigasi dan berkoordinasi dengan BKSDA Pusat untuk melakukan investigasi satwa harimau.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat Kecamatan Teluk Meranti untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada malam hari. Pihak kepolisian dan BKSDA Riau menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada terhadap keberadaan satwa liar.

Dalam waktu dekat, BKSDA Provinsi Riau bagian konflik akan turun ke tempat kejadian untuk melakukan investigasi lebih lanjut. Pihak kepolisian dan BKSDA Riau akan terus berkoordinasi untuk menangani kasus ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kejadian serangan harimau ini menimbulkan kesedihan bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap keberadaan satwa liar di sekitar kita.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Warga Pelalawan Tewas di Terkam Harimau Saat Buang Air Besar di Areal Tanaman Akasia, Begini Kronologinya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved