www.riau12.com
Selasa, 08-09-2026 | Jam Digital
14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita | 07:36 WIB - Garuda Muda Bungkam Juara Bertahan Australia 2-0, Indonesia Lolos ke Piala Asia U-20 2027 | 07:22 WIB - Erupsi Anak Krakatau Meluas, 1.558 Penerbangan Tertunda hingga Sekolah Terapkan PJJ | 07:10 WIB - Remaja 14 Tahun di Pekanbaru Jadi Korban Kekerasan OTK, Ditendang hingga Jatuh dari Motor
 
Sengkarut Keuangan Pemda Siak: ASN Menjerit, Sebagian Pedagang Gulung Tikar
Rabu, 16-04-2025 - 13:21:50 WIB

TERKAIT:
   
 

SIAK SRI INDRAPURA -Riau12.com- SENGKARUT keuangan Pemda Siak berdampak menyeluruh. Tak hanya pada ASN dan honorer yang sampai saat ini belum menerima gaji April. Tapi juga pedagang dan masyarakat Siak.

Seorang ASN bernama Chandra mengaku akan menjalani semuanya dengan sebaik-baiknya. Dan tetap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

’’Meski gaji belum masuk, dan ada beberapa hal yang belum dibayarkan, namun hal itu tidak membuat semangat bekerja menjadi menurun,’’ katanya. 

Adapun utang Pemkab Siak kepada ASN sebagai berikut, tambahan penghasilan pegawai (TPP) Desember 2024, TPP Februari, Maret, dan April 2025, gaji 14 atau THR  2025, gaji April 2025 dan uang kegiatan lainnya.

Saat ini ASN menjerit, namun tak bisa berbuat banyak, karena aktivitas pelayanan terhadap masyarakat mesti terus berjalan. Di tengah kesulitan, tetap memberikan pelayanan terbaik.

Di tempat terpisah, imbas dari tidak gajian ASN, dan TPP tidak dibayarkan sejak Desember, seorang pedagang di Pasar Raya Belantik Siak Asmeldi mengakui terjadi penurunan daya beli masyarakat.

Pelanggannya tetap berbelanja, namun tak banyak yang dibeli. Tentu hal ini berdampak pada pendapatan. Berkurang sampai 50 persen dibandingkan pendapatan.

‘’Situasi ini sudah terjadi sejak awal tahun. Bahkan sejumlah pedagang memilih tidak berjualan, karena menurutnya daya beli,’’ katanya.

Beberapa pedagang memilih tutup. Sebagian bahkan sudah lama tidak menggelar dagangannya. Apakah kehabisan modal, atau karena memang menunggu daya beli masyarakat kembali normal.

‘’Tak hanya kami pedagang pasar saja yang mengalami kesulitan karena turunnya daya beli, teman teman kami yang membuka warung makan juga sepi pembeli,’’ sebutnya.

Ketua DPRD Siak Indra Gunawan sudah memanggil para pihak, baik itu Kepala Bapperida L Budhi Yuwono, maupun Kepala BKD Raja Indor untuk dilakukan rapat dengar pendapat (RDP). 

‘’Semoga segera ada solusi, sehingga situasi ini tidak berlarut-larut. Sebab berdampak pada keamanan dan kenyamanan masyarakat Siak,’’ kata Indra Gunawan.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Sengkarut Keuangan Pemda Siak: ASN Menjerit, Sebagian Pedagang Gulung Tikar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved