www.riau12.com
Rabu, 09-09-2026 | Jam Digital
13:30 WIB - PTPN IV Regional III Salurkan Rp3,65 Miliar TJSL, Sasar Pendidikan hingga UMKM Riau | 13:19 WIB - Tukang Gigi Tewas Dikeroyok di Pelalawan, 4 Orang Diamankan | 11:35 WIB - Dari Kasi, Plt, Kini Definitif: Siti Melia Resmi Jabat Kabid Pembinaan Ketenagaan Disdikpora Kampar | 11:14 WIB - Misharti Lantik 17 Pejabat Kampar, Eks Sekretaris DPMPTSP Pekanbaru Dapat Jabatan Strategis | 10:10 WIB - Beasiswa Rp5 Miliar Dibuka, PKB Kampar: Janji Politik Ahmad Yuzar-Misharti Mulai Dibuktikan | 16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin
 
Staf Ahli Bupati Bengkalis Sebut Kerusakan Lahan Gambut Mengkhawatirkan
Selasa, 20-08-2024 - 13:59:19 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-BENGKALIS- Dari luas daratan Kabupaten Bengkalis, 69,68 persen di antaranya adalah lahan gambut, yang memiliki beragam karakteristik serta memiliki segudang potensi dan juga risiko.

“Namun potensinya lahan gambut yang dapat berperan dalam peningkatan produktivitas pangan, papan dan obat-obatan, juga dapat berperan dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama sebagai penyimpan karbon, penjaga keanekaragaman hayati serta pengatur tata air, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan,” kata Staf Ahli Bupati Bengkalis Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Johansyah Syafri di Bengkalis, Senin (19/8).

Ia menyampaikan itu usai melakukan sosialisasi Penyusunan Dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) bersama Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) Republik Indonesia (RI) yang ditaja oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis.

Dia menyampaikan, narasumber dari Kepala Bidang Sub Kelompok Kerja Teknik Pembahasan BRGM RI Dr Yulianto dan 2 orang Tim Penyusun RPPEG akan memberikan ilmunya dakam pengelolaan lahan gambut di Bengkalis.

Ia menyebutkan, penyusunan dokumen RPPEG ini sangat penting, sebagai salah satu langkah corrective action, agar mampu bersama-sama mencegah terjadinya kerusakan ekosistem gambut melalui tata kelola ekosistem gambut yang baik.

“Risiko lahan gambut jika tidak terkelola secara baik, berdampak terhadap fungsi ekologi yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana alam. Makanya melalui dokumen RPPEG, kami optimistis kita dapat menjadikan gambut di daerah ini sebagai gambut yang lestari dan potensial, sehingga dapat menjamin kelestarian fungsi ekosistem gambut untuk sekarang dan masa yang akan datang,” jelasnya.

Kepala DLH Kabupaten Bengkalis Basuki Rakhmad mengungkapkan, tujuan sosialisasi ini untuk menyusun dokumen RPPEG yang diharapkan dapat menjadi pedoman atau acuan Pemkab Bengkalis, untuk menentukan arah kebijakan dalam pola ruang dan pemanfaatan gambut.

Selain itu sambungnya, juga untuk menghimpun aspirasi dan masukan dari pemangku kepentingan terhadap RPPEG.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Staf Ahli Bupati Bengkalis Sebut Kerusakan Lahan Gambut Mengkhawatirkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved