www.riau12.com
Selasa, 08-09-2026 | Jam Digital
16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita
 
Warung Remang-remang Tumbuh Subur di Kuansing, Dalam 10 Tahun 16 Meninggal Karena HIV
Rabu, 19-06-2024 - 13:09:24 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-TELUKKUANTAN- Masyarakat Kuansing harus waspada. Menjaga pasangan dan anak-anak remajanya dari pergaulan bebas. Sebab itu bisa berakibat fatal. Bisa mendatangkan kematian bila terjangkit penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV).

Apalagi di Kuansing sudah mulai tumbuh subur warung remang-remang yang menyediakan miras dengan pramusaji di sejumlah kecamatan di Kuansing. Seperti Kecamatan Kuantan Tengah dan Sentajo Raya. Bahkan beberapa tempat itu sempat digerebek warga setempat.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kuansing, dalam kurun 2014-2024 atau selama 10 tahun, tercatat 63 orang yang positif HIV. Di mana 16 orang di antaranya meninggal dunia.

"Jadi selama 10 tahun, ada 63 kasus atau orang. 16 orang di antaranya sudah meninggal dunia," ungkap Plt Kepala Dinas Kesehatan Kuansing Dr Trianzulhadi melalui Kabid P2P (pencegahan dan pengendalian penyakit) Dinas Kesehatan Kuansing, Helma Muliani SFarm Apt yang dikonfirmasi Riaupos.co, Rabu (19/6/2024) di Teluk Kuantan.

Menurut Helma, 16 orang penyandang kasus HIV yang meninggal itu tidak semua orang Kuansing. Tapi ada beberapa orang di antaranya orang luar yang berobat di Kuansing. Angka kasus HIV se Riau tercatat 3.258 kasus dan tertinggi masih Kota Pekanbaru.

Untuk langkah preventif, Dinkes melakukan imbauan dan sosialisasi pada warga, untuk menjauhi pergaulan bebas, setia pada pasangan. "Dan memang, ini sangat tergantung dari personal, lingkungan sekitar dan keluarga," kata Helma.

Makanya, Ia meminta bila aparat penegak hukum melakukan razia dan penertiban tempat-tempat hiburan, warung remang-remang yang diduga ada aktivitas itu, menyediakan pramusaji, dan tempat lainnya, bisa diikut sertakan petugas dari Dinkes.

"Kami akan melakukan screening di lokasi itu. Terutama terhadap wanita yang bekerja disana. Tapi sejauh ini tidak ada di libatkan," ujar Helma.(***)

Sumber: Riaupos



 
Berita Lainnya :
  • Warung Remang-remang Tumbuh Subur di Kuansing, Dalam 10 Tahun 16 Meninggal Karena HIV
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved