www.riau12.com
Rabu, 09-09-2026 | Jam Digital
16:11 WIB - Truk Galian C Diduga Rusak Jalan Kampar, DPRD Riau Dorong Evaluasi hingga Pencabutan Izin | 15:57 WIB - Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp 3.994 per Kilogram Pekan Ini | 15:27 WIB - Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 17.645/US$, Yen Jepang Jadi Penopang | 14:42 WIB - 2.121 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau 270 Titik dan Inhu Terbanyak | 14:24 WIB - 8 Ranperda Masuk Pembahasan DPRD Kampar, Desa Adat hingga Ketenagakerjaan | 07:56 WIB - Mancokau Ikan di Tanjung Belit, Ahmad Yuzar: Jaga Alam, Alam Akan Menjaga Kita
 
Nasib Honorer Kuansing: Masuk Database Tapi Tak Lolos PPPK Tahap II, Ternyata Ini Penyebabnya!
Senin, 10-03-2025 - 11:21:59 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-TELUKKUANTAN – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau angkat bicara terkait adanya tenaga honorer yang sudah belasan tahun mengabdi, tapi tidak lolos seleksi administrasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap II.

Menurut Mardansyah, Kepala BKPP Kuansing, tenaga honorer yang masuk databasr BKN menjadi prioritas untuk diangkat sebagai PPPK. Dalam seleksi, honorer database tersebut dikhususkan pada PPPK tahap I.

"PPPK tahap I itu khusus untuk yang database. Sedangkan tahap II, selain yang database ini, juga diperuntukkan bagi honorer yang masa kerjanya minimal dua tahun," kata Mardansyah kepada GoRiau.com, Ahad (9/3/2025) di Telukkuantan.

Dikatakan Mardansyah, tenaga honorer yang masuk database tidak sulit membuat akun SSCASN, sebab data mereka sudah ada.

"Ada sebagian yang database ini data mereka sudah muncul. Palingan mereka unggah foto dan KTP," katanya. Sepanjang input dokumen benar, maka pelamar database dipastikan lolos administrasi.

Dikatakan Mardansyah, pihaknya sudah menelusuri nama-nama tenaga honorer yang sudah belasan tahun mengabdi dan masuk database, tapi tidak lolos seleksi administrasi tahap II.

"Setelah ditelusuri, memang betul mereka masuk database, tapi sudah dikategorikan tidak aktif bekerja," kata Mardansyah. Dengan demikian, pelamar tersebut tidak memenuhi syarat untuk seleksi PPPK. Sebab, pelamar tersebut harus tetap aktif saat pendaftaran.

Sebaliknya, pada seleksi PPPK tahap I, ada pelamar yang dinyatakan lolos, padahal dia sudah lama berhenti sebagai tenaga honorer.

Mengenai kasus ini, Mardansyah mengaku sudah mendapatkan laporan. Laporan tersebut ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku. "Ini juga kita laporkan ke BKN," katanya.

Mardansyah kembali menegaskan bahwa BKPP selaku Panselda hanya bertugas memverifikasi dokumen yang diunggah oleh pelamar, bukan memverifikasi orangnya.

"Tentu, yang lebih tahu kondisi pelamar tersebut adalah OPD tempatnya bekerja," katanya.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Nasib Honorer Kuansing: Masuk Database Tapi Tak Lolos PPPK Tahap II, Ternyata Ini Penyebabnya!
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved